expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Minggu, 14 Agustus 2011

Tips Mengisi Baterai HP Tanpa Memakai Charger




Trik ini didapat dari hasil jalan - jalan di internet, ada sesuatu yang menarik dari temuan ini, yaitu mengisi baterai HP tanpa memakai charger. sepertinya trik ini dipakai dalam kondisi darurat . Memang demikianlah adanya. Jadi kalau anda  mengalami kehabisan baterai handphone, namun anda berada diluar alias tidak membawa charger atau tidak mungkin  mencharge HP karena listrik  tidak ada dan alasan lainnya darurat. Padahal anda sangat membutuhkan Phone seluler / HP untuk komunikasi saat itu.

Jika mengalami situasi seperti diatas ,  ada trik untuk mengisi baterai Hand Phone tanpa Memakai Charger untuk anda. Namun sepertinya cara ini untuk baterai khusus HP Nokia.
Ternyata Baterai dari HP Nokia / baterai produk dari Nokia (original) didisain  untuk kondisi darurat.

Silahkan anda menekan :

*3370#

Maka telpon kita otomatis akan melakukan restart dan baterai HP anda akan bertambah energinya secara otomatis sampai 50% dari kapasitas maksimalnya. Tidak usah khawatir tindakan diatas tidak akan merusak baterai dan kerusakan lainnya, Sebenarnya energi cadangan ini  terisi  secara otomatis pada waktu anda mencharge Hand Phone seperti biasa.

Selamat mencoba, namun hasil diluar tanggung jawab ya.

Kamis, 11 Agustus 2011

RESENSI Harry Potter dan Batu Bertuah (Harry Potter and The Sorcerer Stone)


IDENTITAS BUKU
harry-potter-dan-batu-bertuahJudul buku : Harry Potter dan Batu Bertuah (Harry Potter and The Sorcerer Stone)
Pengarang : J.K. Rowling
Penerjemah : Listiani Srisani
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2000
Tebal : 384 halaman

“Anak yang Bertahan Hidup”
Harry berhasil selamat dari pembunuhan yang akan dilakukan musuh orang tuanya, Lord Voldemort. Padahal umurnya baru 1 tahun.
Harry tinggal di rumah paman dan bibinya di Privet Drive no. 13 selama 11 tahun. Namun slama itu Harry belum pernah diperlakukan layak oleh paman dan bibinya. Mereka punya anak bernama Dudley-yang super duper besar-Dudley pun sama seperti kedua orang tuanya.
Hingga suatu hari, kejadian ajaib mendatanginya. Seorang manusia setengah raksasa tiba-tiba mendatanginya dan mengatakan bahwa Harry seorang penyihir. Sontak saja paman dan bibinya kaget bukan main. Bagaimana mungkin rahasia yang mereka jaga selama 11 tahun terungkap begitu saja kalau Harry Potter adalah seorang penyihir. Singkatnya, Harry dibawa dan diperkenalkan dengan sebuah sekolah sihir bernama Hogwarts dan segala komunitas sihir yang selama ini bersembunyi. Dari sini petualangan Harry Potter “Anak yang Bertahan Hidup” dimulai
Di tahun pertamanya di Hogwarts, Harry telah banyak dikenal. Ia juga selain berbakat sihir, juga bakat mengendarai sapu terbang sehingga ia dipilih menjadi seorang seeker di sebuah olahraga bernama Quidditch. Selain itu Harry punya 2 orang sahabat, Ronald Weasley dan Hermione Granger. Ron seorang yg konyol dan lucu. Sedangkan Hermione memiliki kecerdasan yang luar biasa. Merekalah yang membantu Harry Potter dalam petualangannya.
Harry di akhir tahun ajaran pertamanya, berhasil tahu bahwa ada seseorang yang ingin mencuri “SORCERER STONE”, batu bertuah, yang disembunyikan di Hogwarts. Air yang dihasilkan batu itu bisa membuat peminumnya berumur panjang. Itulah yang diincar Voldemort, musuh yang telah membunuh kedua orang tua Harry. Namun, Harry, Ron dan Hermione bisa menggagal rencananya. Harry nyaris saja kehilangan jiwanya ketika tiba-tiba bekas lukanya begitu sakit saat berhadapan dengan Voldemort yang merasuki tubuh Quirrel. Harry nyaris tak tertolong jika saja Dumbledore, kepala sekolahnya, tidak datang disaat yang tepat.
KELEBIHAN
  • Alur cerita menarik dan berurutan
  • Bahasa yang digunakan sederhana dan lugas sehingga pembaca tidak akan merasa bosan
  • Penokohan yang unik, tokoh antagonis dan protagonis digambarkan dengan baik dan jelas
  • Klimaks dan antiklimaks yang bagus membuat pembaca merasa puas dengan akhir cerita.
  • Konflik-konflik cerita yang disajikan mampu membuat pembaca penasaran.
  • Diselingi dengan humor-humor dan kejadian-kejadian lucu membuat pembaca tidak mudah bosan dengan alur cerita.
KEKURANGAN
  • Desain kover yang kurang menarik dan bahan kertas kurang bagus.
  • Terlalu banyak tokoh-tokoh sampingan yang muncul membuat pembaca sulit mengingat nama tokoh tersebut.
KEBERMANFAATAN
  • Bacaan yang menarik bagi pembaca yang menyukai cerita misteri dan imajinasi.
  • Memberi amanat agar tidak mudah berburuk sangka pada orang lain.
  • Menggambarkan tentang persahabatan manis yang terjalin antara Harry Potter, Ronald Weasley dan Hermione Granger sehingga pembaca diharapkan mampu mencontoh sifat mereka.

cOntOh ReSenSi 7


Harry Potter And The Sorcerer’s Stone


IDENTITAS BUKU
Judul buku : Harry Potter And The Sorcerer’s Stone
Pengarang : J.K. Rowling
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : ketiga belas, Maret 2002
halaman : 384

 
SINOPSIS
Harry Potter adalah anak biasa yang tinggal di rumah pamannya, Vernon Dursley. Kedua orang tua Harry sudah meninggal, menurut cerita bibinya, Petunia, meninggal karena kecelakaan mobil. Selama Harry tinggal di rumah pamannya, ia selalu diganggu oleh sepupunya, Dudley.
Suatu hari Dudley merayakan ulang tahunnya yang ke-11, ia akan merayakannya di kebun binatang. Tentu saja Harry tidak ikut, tetapi karena tidak ada tetangga yang bisa menjaga Harry, akhirnya ia diperbolehkan ikut. Di kebun binatang, Harry berkomunikasi dengan ular dan menghilangkan kaca kandang ular itu. Saat kaca itu menghilang, tidak sengaja Dudley terjatuh ke kandang ular itu, Paman Vernon marah dan mengurung Harry di kamarnya, lemari bawah tangga.
Paginya, Harry mengambil setumpuk surat, tak disangka ada satu amplop surat untuknya. Paman Vernon mengambil surat itu dari Harry dan tidak memperbolehkan ia membacanya. Hari-hari berikutnya surat berdatangan entah dari mana asalnya, tentu saja Paman Vernon terus merobek dan membakarnya sehingga Harry tidak mengetahui satu huruf pun di surat itu. Di suatu Minggu yang cerah, keluarga Dursley sedang menikmati hari santainya, tiba-tiba terdengar gemuruh dari dalam perapian, dan surat-surat yang ditujukan untuk Harry manyembur dari dalamnya. Harry berusaha mengambil satu surat, tetapi Paman Vernon dapat mencegahnya.
Karena rumah Paman Vernon dipenuhi dengan surat-surat yang entah dari mana asalnya, akhirnya keluarga Dursley beserta Harry mengungsi sementara di sebuah pondok di pinggir pantai. Malam harinya, Harry belum memejamkan matanya, ia sedang memperingati hari lahirnya yang ke-11. Saat ia bergumam mengucapkan harapannya, pintu pondok berdebam keras, seperti ada sesuatu yang menerobos masuk. Paman Vernon, Bibi Petunia, dan Dudley pun terbangun. Sesuatu itu masuk, ia seperti setengah raksasa yang dipenuhi jenggot di wajahnya. Ia memperkenalkan diri, Hagrid namanya, Rubeus Hagrid. Hagrid memberi tahu Harry bahwa Harry adalah penyihir, memberitahu tentang Hogwats, siapa ayah dan ibunya, siapa Voldemort, dan ia menyerahkan surat yang isinya menerima Harry sebagai salah satu murid di Sekolah Sihir Hogwats. Harry bingung, tetapi apapun itu ia menerimanya asalkan bisa jauh dari keluarga Dursley.
Esoknya, Harry pergi bersama Hagrid ke Diagon Alley untuk membeli peralatan sekolah untuk Harry. Di Diagon Alley, Harry membeli berbagai peralatan sekolah, dari baju sampai burung hantu. Pulangnya, Harry diberi karcis kereta menuju Hogwats oleh Hagrid. Anehnya di karcis itu tertulis peron 9 ¾. Harry bermaksud menanyakan hal ini kepada Hagrid, tetapi sayang Hagrid sudah menghilang entah kemana.
Di hari yang ditentukan, Harry berangkat ke Stasiun King’s Cross diantar oleh Pamannya. Harry tidak melihat satu peron pun bertuliskan “9 ¾”, sampai pada akhirnya ia bertemu dengan wanita dan lima orang anaknya. Harry menanyakan peron 9 ¾ kepada wanita itu, setelah dijelaskan akhirnya ia sampai ke peron tersebut. Di dalam kereta, Harry berkenalan dengan Ron, Fred, dan Geoege, 3 anak laki-laki wanita yang ia temui di stasiun tadi. Harry cepat akrab dengan Ron, Ron bercerita banyak tentang sihir. Seorang anak laki-laki datang bersama kedua orang temannya yang gemuk. Anak itu bernama Draco Malfoy, dan kedua temannya bernama Crabe dan Goyle, mereka menghina keluarga Ron dan memprovokasi Harry agar tidak berteman dengannya. Harry tidak mau, Malfoy dan teman-temannya pergi dengan marah. Tiba-tiba anak perempuan bernama Hermione masuk dan menanyakan kodok milik Neville. Harry dan Ron tidak tahu, Hermione berlalu begitu saja.
Harry sampai di Hogwarts, di sana ia bertemu Hagrid yang sedang mengatur barisan anak-anak kelas satu, termasuk dirinya. Harry tiba di ruang aula, di sana ia melaksanakan semacam test untuk menentukan di asrama mana ia tinggal. Harry masuk Griffindor, begitu juga Ron, Hermione, dan Neville. Keesokan harinya, Harry mendapat pelajaran Ramuan yang dibimbing oleh Prof.Snape. Harry yang tidak tahu apa-apa tentang dunia sihir tentu saja tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dari Prof.Snape. Sore harinya, Harry mengikuti pelajaran Terbang. Terjadi kecelakaan kecil yang mengakibatkan Harry terpilih menjadi Seeker di Tim Quidditch Griffindor. Harry pun berlatih Qudditch dengan Kapten Tim, Oliver.
Hallowen tiba, Harry dan anak-anak lain sedang menikmati makan malam. Tiba-tiba Prof.Quirrell datang dan berteriak bahwa ada Troll yang lepas. Semua orang panik. Dumbledore menyuruh para Prefek mengantar murid-murid, dan menyuruh guru-guru memeriksa Troll. Harry teringat akan Hermione yang tadi sore menangis karena Ron. Harry dan Ron pergi mencari Hermione. Mereka bergegas ke WC perempuan dan bertemu Troll yang sedang mengganggu Hermione. Harry dan Ron berhasil mengalahkan Troll, Hermione berterima kasih, dan sejak itu mereka bertiga menjadi akrab.
Di bulan November, Harry bersiap dengan pertandingan Quidditch. Tim Quidditch Griffindor menang dari Syltherin karena Harry berhasil mendapatkan Snitch Emas. Bulan Desember tiba, Harry tidak pulang ke Private Drive karena sudah jelas alasannya, Ron dan kakak-kakaknya tidak pulang karena orang tuanya sedang menengok Charlie. Kesempatan ini digunakan Harry untuk mengumpulkan informasi tentang Nicolas Flamel. Suatu malam Harry sedang ke perpustakaan mencari informasi di bagian “terlarang” dengan jubah gaib hadiah natalnya. Mr.Filch mengetahui ada murid yang keluar kamar, tetapi tidak tahu bahwa itu Harry. Harry lari sampai ia menemukan ruangan untuk sembunyi. Di ruangan itu, ada sebuah Cermin Tarsah yang memperlihatkan kedua orang tua Harry, Dumbledore datang tiba-tiba dan menjelaskan cermin tersebut.]
Libur Natal telah berakhir, Hermione telah menemukan informasi tentang Nicolas Flamel. Nicolas adalah seorang pembuat batu bertuah, batu itu berguna untuk bertahan hidup selamanya.
Suatu malam, Harry, Ron, dan Hermione pergi ke pondok Hagrid untuk melihat Norbert, Naga Punggung Bersirip Norwegia. Tetapi hal ini diketahui oleh Malfoy. Mereka pun mendapat detensi, termasuk Malfoy karena ia juga berkaliaran di malam hari tanpa izin. Di hari yang ditentukan, detensi dilaksanakan, mereka harus mencari unicorn-unicorn yang terluka. Di dalam hutan, Harry bertemu dengan sosok Voldemort. Sebelum Harry disakiti oleh Voldemort, Harry diselamatkan oleh Firenze sang Centaurus.
Suatu malam, mereka pergi ke ruang rahasia tempat Batu Bertuah tersimpan. Banyak rintangan yang mereka lewati, sampai pada akhirnya Hermione harus mengantar Ron kembali ke asrama karena Ron terluka dan pingsan. Harry meneruskan pencarian, akhirnya ia menemukan suatu ruangan yang terdapat Cermin Tarsah di dalamnya, dan tanpa diduga-duga Quirrel ada disana. Harry bertanya dalam hati, mengapa Quirrel ada disana, mengapa bukan Snape yang selama ini Harry curigai untuk mengambil Batu Bertuah. Quirrel menyerang Harry, tetapi Harry dapat mengalahkannya. Anehnya, saat Harry menyentuh wajah Quirrel, Quirrel merasa panas dan akhirnya ia mati. Sesuatu muncul dari jasad Quirrel, menabrak Harry dan akhirnya Harry pingsan dengan menggenggam Batu Bertuah.
Paginya Harry tersadar, ia sudah berada di rumah sakit Hogwarts. Dumbledore menjelaskan apa yang terjadi setelah Harry pingsan.
Pengumuman pemenang Piala Asrama telah tiba, murid-murid berkumpul di aula. Tak diduga-duga Griffindor memenangkan Piala Asrama.
Akhir tahun ajaran pun tiba. Harry pulang ke rumah pamannya, begitu pula murid-murid yang lain. Harry tidak sabar menanti tahun ajaran berikutnya.
 
KELEBIHAN, KEKURANGAN, DAN KEBERMANFAATAN
Kelebihan dari novel ini adalah alur yang dicantumkan sangat jelas digambarkan, karena si pengarang menceritakannya secara berurutan berdasarkan musim atau bulan yang membuat pembaca terbawa oleh jalan cerita. Latar atau setting tempat juga sangat jelas digambarkan Rowling, ia menuliskan latar dengan detail dan masuk akal, pembaca seolah-olah sedang berada dalam tempat yang sedang digambarkan itu. Dalam novel ini, sudut pandang Rowling adalah orang ketiga diluar cerita yang menguasai setiap adegan dalam novel. Cara bercerita yang Rowling gunakan bergaya bahasa sederhana namun lugas, padat, dan berisi sehingga pembaca tidak mudah bosan dengan bacaan.
Kekurangan dari novel ini adalah masih terdapat istilah yang seringkali lambat untuk dimengerti, contohnya Order of Merlin, Knut, Sickle, Galleon, Prefek, Grindelwald, asphodel, wormwood, bezoar, aconite, Quidditch, Seeker, Tarsah, dan lain-lain. Cerita dalam novel ini berdasarkan atas 95% imajinasi dan 5% kenyataan yang berarti sama sekali bukan imajinasi Rowling. Dari novel ini kita dapat memetik amanat, yaitu kita tidak boleh cepat curiga terhadap seseorang karena penampilan luarnya saja.
Novel ini memaparkan contoh rasa persahabatan yang besar dan juga kegigihan dalam mencapi tujuan bagi si pembaca, sehingga si pembaca dapat memperoleh hal positif ketika membaca novel ini.